Bermain game di PC memang menawarkan banyak pilihan genre, tetapi ada pengalaman yang tidak bisa diberikan oleh permainan biasa: sensasi takut ketika harus melewati lorong gelap, suara aneh dari balik pintu, atau monster yang tiba-tiba muncul saat kamu merasa sudah aman. Itulah alasan game horror PC selalu punya penggemar tersendiri.
Genre horor juga terus berkembang. Ada permainan yang menguji kemampuan bertahan hidup di tengah hutan penuh kanibal, ada yang membawa pemain menyelidiki kejadian supernatural, hingga game dengan cerita psikologis yang membuat batas antara kenyataan dan halusinasi terasa semakin kabur.
Menariknya, tidak semua game horor mengandalkan jumpscare. Beberapa justru membangun ketegangan secara perlahan melalui desain suara, pencahayaan, dan situasi yang membuat pemain merasa tidak pernah benar-benar aman. Kalau kamu sedang mencari tantangan baru di depan layar, berikut 10 rekomendasi game horror PC yang masih menarik untuk dimainkan pada 2026.
Setiap game dalam daftar ini punya pendekatan berbeda dalam menghadirkan rasa takut. Ada yang cocok untuk penggemar survival, ada yang mengutamakan cerita misterius, dan ada pula yang bisa dimainkan bersama teman. Berikut pembahasannya.

Platform: PC (Windows), PlayStation 5
Tahun rilis: 2023 (Early Access), 2024 (rilis penuh di PC)
Bayangkan terjebak di sebuah pulau terpencil tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di sana. Situasi tersebut menjadi awal petualangan dalam Sons of the Forest, game survival horror yang dikembangkan Endnight Games.
Kamu berperan sebagai seseorang yang dikirim untuk mencari keluarga seorang miliarder yang hilang. Namun, misi tersebut berubah menjadi perjuangan bertahan hidup setelah helikopter yang ditumpangi mengalami kecelakaan. Kamu harus menjelajahi hutan, mengumpulkan bahan makanan, membuat perlengkapan, dan mencari tempat berlindung dari ancaman para kanibal.
Salah satu karakter yang akan menemanimu adalah Kelvin, rekan yang selamat dari kecelakaan. Ia dapat membantu mengumpulkan sumber daya dan menjalankan sejumlah perintah sederhana. Kehadirannya cukup membantu, terutama ketika kamu harus mengurus tempat tinggal sekaligus mempersiapkan diri menghadapi serangan.
Hal yang membuat Sons of the Forest menegangkan adalah kebebasan eksplorasinya. Kamu tidak pernah tahu kapan kelompok kanibal akan mendatangi markas atau apa yang menunggu di dalam gua. Jika menyukai perpaduan survival, crafting, dan teror di alam terbuka, game ini patut dicoba.

Platform: PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X/S, Nintendo Switch
Tahun rilis: 2022
Tidak semua benda yang terlihat biasa ternyata aman. Dalam MADiSON, sebuah kamera Polaroid justru menjadi alat utama untuk menghadapi kejadian supernatural yang menghantui karakter bernama Luca.
Cerita dimulai ketika Luca menerima kamera sebagai hadiah ulang tahun. Namun, kamera tersebut ternyata memiliki hubungan dengan seorang pembunuh berantai bernama Madison Hale dan ritual mengerikan yang pernah dilakukannya. Sejak saat itu, Luca mulai mengalami berbagai kejadian aneh yang membuatnya kesulitan membedakan kenyataan dan teror supernatural.
Kamera Polaroid bukan sekadar properti cerita. Pemain harus menggunakannya untuk menemukan petunjuk, mengungkap rahasia, dan menghadapi gangguan dari makhluk yang menghantui rumah tersebut.
MADiSON sangat mengandalkan suasana gelap, suara yang mengganggu, dan kemunculan kejadian tak terduga. Karena itu, game ini cocok untuk kamu yang menyukai psychological horror dengan banyak jumpscare. Jangan heran jika setelah bermain, kamu jadi lebih berhati-hati ketika melewati ruangan gelap sendirian.

Platform: PC, PlayStation 4, Xbox One, Xbox Series X/S, Nintendo Switch
Tahun rilis: 2023
Perang saja sudah cukup mengerikan, tetapi bagaimana jika kamu harus bertahan hidup di dalam bunker yang dihuni monster? Amnesia: The Bunker mengambil latar Perang Dunia I dan menempatkan pemain dalam situasi tersebut.
Kamu berperan sebagai Henri Clement, seorang tentara Prancis yang terbangun di sebuah bunker bawah tanah tanpa mengetahui sepenuhnya apa yang telah terjadi. Saat berusaha mencari jalan keluar, Henri menyadari bahwa ada makhluk berbahaya yang berkeliaran di dalam tempat tersebut.
Berbeda dari beberapa seri Amnesia sebelumnya, game ini memberikan pemain akses ke sejumlah senjata dan perlengkapan untuk bertahan hidup. Namun, bukan berarti kamu bisa menghadapi setiap ancaman dengan mudah. Amunisi dan sumber daya terbatas, sementara monster dapat muncul ketika kamu lengah.
Sistem pencahayaan juga menjadi bagian penting dari permainan. Pemain perlu mengelola generator dan bahan bakar agar area bunker tetap memiliki penerangan. Ketika lampu padam, suasana berubah menjadi jauh lebih menakutkan.
Amnesia: The Bunker cocok untuk pemain yang menyukai survival horror dengan tekanan konstan. Setiap perjalanan keluar dari ruang aman bisa menjadi keputusan yang berisiko.

Platform: PC, PlayStation 5, Xbox Series X/S, macOS
Tahun rilis: 2023
Jika kamu lebih menyukai horor yang bermain dengan pikiran, Layers of Fear menawarkan pengalaman yang berbeda. Game ini merupakan versi baru yang menggabungkan cerita dari seri sebelumnya dengan tambahan narasi dan mekanisme permainan.
Salah satu kisah utamanya mengikuti seorang pelukis yang terobsesi menyelesaikan karya terbesarnya. Namun, obsesi tersebut perlahan menghancurkan kehidupan keluarganya. Pemain akan menjelajahi rumah dan studio yang terus berubah, seolah-olah lingkungan di sekitarnya mengikuti kondisi mental sang pelukis.
Tidak ada banyak pertempuran dalam game ini. Sebaliknya, kamu akan lebih sering berjalan menyusuri ruangan, mencari benda penting, membaca petunjuk, dan memecahkan teka-teki. Perubahan lingkungan yang tiba-tiba menjadi salah satu sumber ketegangannya.
Pintu yang sebelumnya terbuka bisa membawa pemain ke tempat berbeda. Lukisan dapat berubah, sementara suara-suara aneh muncul tanpa penjelasan. Layers of Fear membuktikan bahwa rasa takut tidak selalu membutuhkan monster yang mengejar pemain. Terkadang, suasana yang terasa semakin tidak masuk akal justru lebih mengganggu.

Platform: PC, Nintendo Switch
Tahun rilis: 2023
Hollow Cocoon membawa nuansa horor Jepang ke dalam sebuah cerita yang berlangsung pada era 1980-an. Pemain mengikuti Minato Jinba, seorang mahasiswa yang harus kembali menghadapi persoalan keluarganya setelah menerima kabar bahwa neneknya mengalami kejadian mengerikan.
Perjalanan Minato membawanya ke sebuah rumah yang menyimpan banyak rahasia. Namun, ia tidak benar-benar sendirian di sana. Ada makhluk misterius yang terus mengancam keselamatannya dan membuat setiap sudut rumah terasa berbahaya.
Gameplay Hollow Cocoon berfokus pada eksplorasi dan usaha menghindari monster. Pemain harus mencari petunjuk untuk memahami kejadian yang menimpa keluarga Minato, sekaligus menemukan tempat bersembunyi ketika ancaman mulai mendekat.
Rumah tradisional Jepang, lorong sempit, dan suasana yang sunyi menjadi kekuatan utama game ini. Jika kamu menyukai film horor Jepang dengan cerita keluarga dan teror supernatural, Hollow Cocoon bisa memberikan pengalaman yang cukup berkesan.

Platform: PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox Series X/S, macOS, iOS, Nintendo Switch 2
Tahun rilis: 2023 (PC dan konsol awal); 2026 (Nintendo Switch 2)
Nama Resident Evil tentu sudah tidak asing bagi penggemar survival horror. Melalui Resident Evil 4 Remake, Capcom menghadirkan kembali petualangan Leon S. Kennedy dengan visual, mekanisme pertarungan, dan suasana yang diperbarui.
Leon mendapatkan misi untuk menyelamatkan Ashley Graham, putri Presiden Amerika Serikat yang diculik dan dibawa ke sebuah wilayah terpencil di Eropa. Namun, pencarian tersebut berubah menjadi perjuangan hidup dan mati ketika ia harus menghadapi penduduk yang terinfeksi oleh parasit misterius.
Berbeda dari game horor yang membuat pemain tidak berdaya, Resident Evil 4 Remake memberikan berbagai pilihan senjata untuk menghadapi musuh. Meski begitu, jumlah lawan yang banyak dan keterbatasan amunisi tetap membuat setiap pertempuran terasa menegangkan.
Selain menghadapi musuh, pemain juga perlu menyelesaikan teka-teki, mengelola perlengkapan, dan menjelajahi area yang menyimpan berbagai rahasia. Perpaduan aksi dan survival horror membuat game ini cocok untuk pemain yang ingin merasakan ketegangan tanpa harus terus-menerus bersembunyi.

Platform: PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X/S
Tahun rilis: 2023
Terinspirasi dari film horor klasik dengan judul yang sama, The Texas Chain Saw Massacre menghadirkan permainan multiplayer asimetris yang mempertemukan korban dengan keluarga pembunuh.
Dalam satu pertandingan, pemain bisa memilih menjadi bagian dari kelompok Victims atau The Family. Jika menjadi korban, tugasmu adalah mencari cara untuk melarikan diri dari lokasi. Sebaliknya, anggota keluarga harus bekerja sama untuk memburu dan menghentikan para korban sebelum mereka berhasil kabur.
Setiap karakter memiliki kemampuan berbeda. Karena itu, kerja sama dan pemilihan strategi menjadi bagian penting dalam permainan. Korban harus memperhatikan suara yang dihasilkan saat bergerak atau membuka sesuatu, sebab suara tersebut dapat memberikan petunjuk kepada para pemburu.
Ketegangan semakin terasa karena pemain tidak bisa sekadar berlari tanpa arah. Kamu perlu mencari barang, membuka jalur pelarian, dan memperhatikan posisi lawan. Game ini cocok untuk kamu yang menyukai horor kompetitif dan ingin merasakan sensasi dikejar pemain lain.

Platform: PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X/S
Tahun rilis: 2023 (Early Access), 2024 (rilis penuh)
Bagaimana rasanya menjadi peserta eksperimen mengerikan yang harus menyelesaikan serangkaian ujian demi bertahan hidup? The Outlast Trials membawa konsep tersebut ke dalam dunia Outlast dengan pendekatan multiplayer.
Pemain berperan sebagai subjek percobaan yang berada di bawah kendali Murkoff Corporation. Mereka harus menjalani berbagai trial di fasilitas yang dipenuhi musuh, jebakan, dan situasi yang tidak manusiawi.
Berbeda dari dua game Outlast sebelumnya, seri ini memungkinkan pemain bekerja sama dalam tim. Kamu bisa menyelesaikan misi bersama teman, saling membantu ketika dikejar musuh, dan menggunakan kemampuan tertentu untuk meningkatkan peluang bertahan hidup.
Namun, kerja sama bukan jaminan bahwa semuanya akan berjalan lancar. Setiap area memiliki tantangan yang dapat membuat anggota tim terpisah atau terjebak dalam situasi berbahaya.
The Outlast Trials juga dikenal dengan visual yang brutal dan atmosfer yang tidak nyaman. Jadi, game ini lebih cocok bagi pemain dewasa yang memang menyukai survival horror dengan intensitas tinggi.

Platform: PC (Windows)
Tahun rilis: 2018
Tidak perlu selalu pergi ke luar negeri untuk menemukan game horor dengan cerita menarik. Indonesia juga punya Pamali: Indonesian Folklore Horror, game karya developer lokal StoryTale Studios yang mengangkat kepercayaan dan mitos dari budaya masyarakat Indonesia.
Pamali menyajikan beberapa cerita berbeda yang terinspirasi dari hal-hal yang dianggap tabu dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu kisahnya mengikuti Jaka, seorang pemuda yang pulang ke rumah keluarganya untuk membereskan dan menjual rumah peninggalan orang tuanya.
Awalnya, aktivitas tersebut terlihat biasa. Namun, Jaka mulai mengalami kejadian aneh setelah memperlakukan sejumlah benda dan lingkungan rumah tanpa memperhatikan pantangan yang berlaku. Ia kemudian menyadari bahwa ada sosok supernatural yang masih menghuni tempat tersebut.
Hal menarik dari Pamali adalah pilihan tindakan pemain dapat memengaruhi pengalaman dan jalan cerita. Tindakan yang dianggap sepele bisa memicu kejadian berbeda, sehingga pemain perlu memperhatikan lingkungan dan benda-benda di sekitarnya.
Game ini menghadirkan sosok yang akrab dalam cerita rakyat Indonesia, seperti kuntilanak, pocong, leak, dan tuyul. Bagi pemain lokal, unsur budaya tersebut membuat terornya terasa lebih dekat dan mudah dikenali.

Platform: PC (Windows), PlayStation 5, Xbox Series X/S
Tahun rilis: 2022 (PC); 2024 (konsol)
Bekerja di rumah duka mungkin sudah terdengar cukup menyeramkan. Namun, The Mortuary Assistant membawa pekerjaan tersebut ke tingkat yang jauh lebih mengerikan.
Pemain berperan sebagai Rebecca Owens, seorang asisten pemulasaraan jenazah yang bekerja di sebuah mortuary. Pada awalnya, tugasnya terlihat seperti pekerjaan biasa: mempersiapkan jenazah, melakukan proses pembalseman, dan mengikuti prosedur yang telah ditentukan.
Situasi berubah ketika Rebecca mulai menemukan tanda-tanda keberadaan entitas jahat di antara jenazah yang ditanganinya. Ia harus mencari petunjuk, mengidentifikasi tubuh yang menjadi tempat bersemayam iblis, dan melakukan ritual untuk menghentikan gangguan tersebut.
Yang membuat game ini menarik adalah perpaduan antara aktivitas pekerjaan yang terkesan rutin dengan kejadian supernatural. Pemain harus tetap menyelesaikan tugas sambil memperhatikan simbol, suara, dan perubahan aneh di sekitar ruangan.
The Mortuary Assistant juga memiliki beberapa kemungkinan ending. Hasil akhirnya bergantung pada tindakan dan keputusan pemain selama permainan. Jika kamu ingin game horor dengan konsep yang tidak biasa, pengalaman bekerja di kamar jenazah ini bisa menjadi tantangan tersendiri.
Bayangkan sedang asyik menjelajahi sebuah rumah kosong, lalu terdengar suara langkah kaki dari ruangan yang baru saja kamu lewati. Kamu mencoba memeriksa keadaan, tetapi tidak menemukan siapa pun. Ketika kembali menatap layar, tiba-tiba ada sosok yang sudah berdiri tepat di depan karakter. Momen seperti inilah yang membuat game horor selalu berhasil memberikan pengalaman yang sulit dilupakan.
Sepuluh judul di atas punya cara masing-masing untuk menguji nyali pemain. Mulai dari bertahan hidup di tengah hutan yang dihuni kanibal, menghadapi eksperimen mengerikan, sampai mengungkap misteri di balik rumah yang menyimpan kisah kelam. Bahkan, Pamali membuktikan bahwa cerita rakyat Indonesia juga bisa menjadi sumber teror yang tidak kalah menyeramkan.
Jadi, jangan buru-buru menutup game hanya karena suasananya mulai terasa tidak nyaman. Bisa jadi, kejadian paling menegangkan justru muncul ketika kamu merasa semuanya sudah aman. Sekarang tinggal satu pertanyaan: dari semua game horror PC tersebut, mana yang cukup berani kamu mainkan sendirian saat tengah malam?