Bermain game biasanya menjadi cara menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Namun, sensasinya bisa berubah drastis ketika kamu mencoba game horror terseram yang dipenuhi suasana gelap, suara misterius, dan makhluk mengerikan yang siap mengejar kapan saja. Bukan cuma membuat jantung berdegup kencang, beberapa game bahkan mampu meninggalkan rasa takut setelah permainan selesai.
Genre horor juga semakin berkembang. Kini, pemain tidak hanya diajak melarikan diri dari monster atau mencari jalan keluar dari bangunan terbengkalai. Ada permainan yang mengharuskanmu menyelidiki keberadaan hantu, memecahkan teka-teki, mengumpulkan perlengkapan untuk bertahan hidup, hingga bekerja sama dengan teman menghadapi ancaman supernatural.
Menariknya, setiap game punya cara berbeda untuk menciptakan ketakutan. Ada yang mengandalkan jumpscare, ada yang membuat pemain merasa terus diburu, dan ada pula yang membangun atmosfer mencekam melalui lingkungan serta desain suara. Kalau kamu sedang mencari permainan yang bisa menguji nyali, berikut 10 rekomendasi game horror terseram yang masih menarik untuk dicoba pada 2026.
Tidak semua game horor memberikan pengalaman yang sama. Beberapa cocok dimainkan sendirian untuk merasakan ketegangan maksimal, sementara lainnya justru semakin seru ketika dimainkan bersama teman. Berikut daftar game dengan konsep teror berbeda yang bisa kamu pertimbangkan.

Platform: PC (Steam), PlayStation 5, Xbox Series X/S, PS VR2
Tahun rilis: 2020 (Early Access)
Pernah membayangkan menjadi pemburu hantu yang harus masuk ke rumah berhantu untuk mencari bukti keberadaan makhluk supernatural? Itulah pengalaman utama yang ditawarkan Phasmophobia. Dikembangkan oleh Kinetic Games, permainan ini mengajak pemain menjadi investigator paranormal yang bertugas mengidentifikasi jenis hantu di berbagai lokasi.
Untuk menjalankan investigasi, kamu akan dibekali sejumlah peralatan seperti EMF Reader, Spirit Box, UV Light, dan kamera. Setiap hantu mempunyai karakteristik berbeda sehingga kamu harus mengumpulkan bukti dengan teliti sebelum menentukan identitasnya.
Namun, proses investigasi tidak selalu berjalan lancar. Hantu bisa menunjukkan aktivitas secara tiba-tiba, mengganggu peralatan, bahkan mulai memburu pemain ketika kondisi tertentu terpenuhi. Situasi tersebut membuat kamu harus mempertimbangkan kapan perlu melanjutkan penyelidikan dan kapan sebaiknya menyelamatkan diri.
Phasmophobia mendukung permainan hingga empat orang dan memiliki fitur cross-play antara PC dan konsol. Jadi, kamu bisa mengajak teman untuk berbagi tugas sekaligus menghadapi teror bersama. Game ini cocok bagi penggemar horor yang menyukai investigasi dan kerja sama tim. <Cite refs={[“turn136221search0″,”turn136221search2”]}/>

Platform: PC (Steam)
Tahun rilis: 2023 (Early Access)
Jika Phasmophobia membuatmu tertarik dengan aktivitas berburu hantu, Demonologist bisa menjadi alternatif yang tidak kalah menyeramkan. Game ini juga berfokus pada investigasi paranormal, tetapi menghadirkan pendekatan visual dan atmosfer yang terasa lebih gelap.
Pemain akan mengunjungi berbagai lokasi yang diduga menjadi tempat tinggal entitas supernatural. Tugasmu adalah mengumpulkan petunjuk, menggunakan peralatan investigasi, dan mencari tahu makhluk apa yang menghuni tempat tersebut. Setiap lokasi memiliki kejadian misterius yang membuat proses eksplorasi terasa tidak aman.
Salah satu daya tarik Demonologist adalah detail lingkungan dan efek visualnya. Ketika sedang memeriksa sebuah ruangan, kamu bisa saja menemukan perubahan aneh atau mengalami kejadian yang tidak terduga. Hal seperti ini membuat pemain harus selalu memperhatikan keadaan sekitar.
Game ini juga mendukung mode multiplayer sehingga kamu bisa mengajak teman untuk melakukan investigasi bersama. Meski begitu, jangan mengira keberadaan teman akan membuat semuanya terasa lebih mudah. Ketika aktivitas paranormal mulai meningkat, seluruh anggota tim tetap harus siap menghadapi ancaman.
Platform: PC, PlayStation 4, Xbox One, Nintendo Switch
Tahun rilis: 2013
Bagi pemain yang menyukai survival horror dengan suasana penuh tekanan, Outlast merupakan salah satu judul yang wajib dicoba. Game besutan Red Barrels ini membawa pemain mengikuti perjalanan Miles Upshur, seorang jurnalis yang menyelidiki Mount Massive Asylum, sebuah rumah sakit jiwa yang menyimpan rahasia mengerikan.
Setelah memasuki bangunan tersebut, Miles justru menemukan tempat yang dipenuhi kekacauan. Para pasien menunjukkan perilaku berbahaya, sementara berbagai kejadian misterius mengindikasikan adanya eksperimen yang tidak manusiawi.
Hal paling menegangkan dari Outlast adalah keterbatasan kemampuan karakter utama. Kamu tidak dibekali senjata untuk melawan musuh. Satu-satunya cara bertahan hidup adalah berlari, bersembunyi, dan mencari jalur aman agar tidak tertangkap.
Kamera menjadi perlengkapan penting selama permainan, terutama karena fitur night vision membantu melihat area yang gelap. Namun, penggunaannya membutuhkan baterai yang terbatas. Artinya, kamu tidak bisa sembarangan menyalakan kamera sepanjang waktu.
Dengan kombinasi lorong sempit, suara langkah kaki, dan musuh yang bisa muncul tanpa peringatan, Outlast mampu menciptakan ketegangan yang konsisten. Game ini sangat cocok dimainkan ketika kamu ingin merasakan pengalaman horor yang membuat sulit merasa aman.

Platform: PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X/S
Tahun rilis: 2020
Tidak semua ketakutan harus datang dari monster yang terus mengejar pemain. Visage membuktikan bahwa sebuah rumah kosong dengan suasana tidak nyaman juga bisa menjadi sumber teror yang luar biasa.
Game psychological horror ini mengajak pemain menjelajahi sebuah rumah besar yang menyimpan kisah tragis para penghuninya. Kamu akan menemukan berbagai ruangan, benda, dan petunjuk yang perlahan mengungkap kejadian misterius di balik bangunan tersebut.
Seiring permainan berlangsung, lingkungan rumah mulai mengalami perubahan yang sulit dijelaskan. Pintu bisa terbuka menuju tempat yang sebelumnya tidak ada, suasana ruangan berubah, dan kejadian supernatural muncul tanpa bisa diprediksi.
Ada pula mekanisme sanity atau kewarasan yang perlu diperhatikan. Terlalu lama berada dalam kegelapan dan mengalami kejadian menyeramkan dapat memengaruhi kondisi mental karakter. Karena itu, pemain harus pintar mengatur penggunaan sumber cahaya sambil terus mencari petunjuk.
Visage bukan game yang bisa diselesaikan hanya dengan berlari menuju pintu keluar. Kamu perlu memperhatikan detail dan memahami cerita di balik setiap kejadian. Cocok untuk pemain yang menyukai horor lambat dengan atmosfer yang membuat tidak nyaman.

Platform: PC, macOS, Linux, PlayStation 4, Xbox One, Nintendo Switch
Tahun rilis: 2010
Meski sudah dirilis lebih dari satu dekade lalu, Amnesia: The Dark Descent masih dikenal sebagai salah satu game survival horror yang berhasil membuat pemain merasa tidak berdaya. Game ini membawa kamu ke sebuah kastil tua bernama Brennenburg yang dipenuhi lorong gelap dan makhluk mengerikan.
Kamu berperan sebagai Daniel, seorang pria yang terbangun tanpa ingatan mengenai masa lalunya. Untuk mencari jawaban, ia harus menjelajahi kastil dan mengumpulkan berbagai catatan yang dapat membantu mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.
Tantangan terbesar muncul ketika Daniel mulai berhadapan dengan makhluk yang menghuni kastil. Tidak seperti game aksi, pemain tidak bisa mengandalkan senjata untuk mengalahkan sebagian besar ancaman. Bersembunyi, menghindari pandangan musuh, dan mencari jalan keluar menjadi strategi utama.
Sistem sanity juga menjadi bagian penting dalam gameplay. Ketika terlalu lama berada di tempat gelap atau melihat makhluk mengerikan, kondisi mental Daniel akan memburuk. Efeknya dapat membuat pengalaman bermain semakin sulit dan menegangkan.
Dengan cerita misterius serta mekanisme permainan yang membuat pemain terus waspada, Amnesia: The Dark Descent tetap layak masuk daftar game horor yang patut dicoba.

Platform: PC (Steam)
Tahun rilis: 2021
Ingin merasakan ketegangan game horor tanpa harus bermain sendirian? Devour bisa menjadi pilihan menarik untuk dimainkan bersama teman. Game multiplayer ini mengharuskan pemain bekerja sama menghentikan ritual supernatural yang melibatkan sosok mengerikan.
Setiap misi memiliki lokasi dan tantangan berbeda. Kamu harus mencari benda-benda tertentu, menyelesaikan objektif, serta menghindari musuh yang akan terus memburu pemain. Semakin jauh permainan berlangsung, situasi biasanya menjadi semakin sulit.
Koordinasi tim sangat dibutuhkan karena setiap pemain harus memperhatikan tugas dan kondisi anggota kelompok lainnya. Jika ada yang terlalu jauh dari teman atau tidak waspada terhadap lingkungan, mereka bisa menjadi sasaran serangan.
Salah satu hal yang membuat Devour seru adalah situasi panik yang sering muncul ketika musuh mulai mengejar. Pemain yang awalnya berusaha menyelesaikan misi dengan tenang bisa mendadak berlarian mencari tempat aman.
Game ini cocok untuk kamu yang ingin merasakan horor dengan tempo cepat dan tantangan kerja sama. Ajak beberapa teman, siapkan komunikasi yang baik, dan jangan sampai ada anggota tim yang tertinggal!

Platform: PC (Steam)
Tahun rilis: 2022 (Early Access), 2023 (rilis penuh)
Bagi penggemar cerita horor tentang gedung kosong dan tempat terlarang, Forsake: Urban Horror menawarkan konsep yang menarik. Game ini mengangkat aktivitas urban exploration, yaitu menjelajahi bangunan atau lokasi terbengkalai yang menyimpan berbagai misteri.
Pemain akan berperan sebagai anggota kelompok penjelajah yang memasuki lokasi-lokasi angker untuk mencari barang berharga sekaligus menghadapi entitas supernatural. Setiap tempat memiliki tantangan tersendiri sehingga kamu perlu mempersiapkan perlengkapan sebelum memulai eksplorasi.
Selain mencari benda dan menyelesaikan misi, pemain juga harus memperhatikan ancaman yang bersembunyi di sekitar lokasi. Makhluk supernatural bisa muncul ketika kamu sedang memeriksa ruangan atau membuka area baru.
Forsake: Urban Horror dapat dimainkan sendiri maupun bersama teman hingga empat pemain. Mode co-op membuat eksplorasi terasa lebih dinamis karena setiap anggota bisa membantu mencari petunjuk dan menghadapi ancaman. Game ini pertama kali hadir dalam Early Access pada 2022 sebelum mendapatkan rilis penuh pada 31 Maret 2023. <Cite refs={[“turn136221search6″,”turn136221search13”]}/>
Platform: PC (Steam), PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X/S, Nintendo Switch
Tahun rilis: 2018 (Early Access di PC)
Kalau kamu bosan dengan game horor yang hanya mengandalkan eksplorasi lambat, Dark Deception menawarkan pengalaman yang lebih cepat dan menantang. Game ini menggabungkan konsep labirin dengan mekanisme kejar-kejaran yang menguji refleks pemain.
Tugas utamamu adalah menjelajahi berbagai labirin dan mengumpulkan pecahan kristal yang tersebar di dalamnya. Masalahnya, setiap area dipenuhi monster yang akan mengejar begitu kamu mulai menjalankan misi.
Setiap jenis musuh mempunyai pola gerakan dan kemampuan berbeda. Karena itu, kamu perlu memperhatikan lingkungan, mengingat jalur, dan mencari cara untuk menghindari serangan. Terlalu lama berhenti atau salah mengambil arah bisa membuatmu tertangkap.
Meskipun visualnya memiliki gaya yang lebih unik dibandingkan game horor realistis, Dark Deception tetap mampu menghadirkan ketegangan. Permainan yang cepat membuat kamu hampir tidak punya waktu untuk bersantai.
Game ini cocok bagi pemain yang menyukai tantangan arcade dengan sentuhan horor. Kalau kamu senang menguji refleks sekaligus keberanian, setiap labirin di dalamnya bisa menjadi ujian tersendiri.

Platform: PC (Steam)
Tahun rilis: 2013
Tidak semua game horor harus menghadirkan hantu atau makhluk supernatural. No More Room in Hell membawa pemain ke dunia yang sudah dilanda wabah zombie, tempat setiap perjalanan bisa berubah menjadi perjuangan untuk bertahan hidup.
Game multiplayer ini mengharuskan pemain bekerja sama menyelesaikan misi dan mencari tempat aman dari serangan gerombolan zombie. Namun, bertahan hidup tidak semudah mengambil senjata lalu menembaki semua musuh yang terlihat.
Persediaan amunisi dan perlengkapan medis cukup terbatas. Pemain harus mempertimbangkan penggunaan setiap barang karena tidak selalu ada kesempatan untuk menemukan persediaan tambahan. Bahkan, serangan zombie dapat memberikan konsekuensi serius jika karakter sampai terinfeksi.
Kerja sama menjadi faktor penting. Kamu perlu berkomunikasi dengan anggota tim, memperhatikan kondisi sekitar, dan menentukan strategi sebelum menghadapi kelompok zombie dalam jumlah besar.
No More Room in Hell cocok untuk penggemar survival horror yang menyukai tantangan realistis dan permainan kooperatif. Ketegangan muncul bukan hanya dari jumlah musuh, tetapi juga dari keputusan yang harus diambil ketika perlengkapan mulai menipis.

Platform: PC (Steam)
Tahun rilis: 2023 (Early Access)
Menutup daftar ini, ada The Escape: Together, game horor yang memadukan eksplorasi, teka-teki, dan kerja sama antarpemain. Sesuai namanya, kamu harus mencari jalan keluar dari lokasi misterius dengan menyelesaikan berbagai tantangan yang tersedia.
Setiap area memiliki teka-teki dan petunjuk yang perlu diperhatikan. Pemain tidak bisa sekadar berlari menuju pintu keluar karena ada sejumlah hal yang harus ditemukan atau diselesaikan terlebih dahulu.
Di tengah proses eksplorasi, ancaman supernatural dapat membuat situasi semakin sulit. Kamu harus tetap waspada sambil mencari petunjuk dan berkomunikasi dengan anggota tim. Ketika satu pemain menemukan sesuatu, informasi tersebut bisa menjadi bagian penting untuk membantu kelompok melanjutkan perjalanan.
Game ini cocok untuk kamu yang menyukai horor dengan unsur puzzle. Tantangannya bukan hanya menghadapi makhluk menyeramkan, tetapi juga mencari solusi ketika seluruh anggota tim sedang berada dalam tekanan.
Dibandingkan game horor yang berfokus pada aksi atau kejar-kejaran, The Escape: Together memberikan pengalaman yang lebih menekankan eksplorasi dan penyelesaian masalah bersama.
Setelah melihat daftar di atas, mungkin kamu masih bingung menentukan game mana yang paling cocok untuk dimainkan. Supaya lebih mudah, kamu bisa memilih berdasarkan jenis pengalaman yang ingin dicari.
Perlu diingat, beberapa judul dalam daftar ini memiliki perbedaan status rilis. Ada yang sudah tersedia dalam versi penuh, sementara beberapa lainnya masih dikembangkan secara bertahap melalui Early Access. Pastikan juga memeriksa kebutuhan spesifikasi PC dan ketersediaan platform sebelum membeli atau mengunduhnya.
Sensasi bermain horor memang sulit digantikan oleh genre lain. Ada kepuasan tersendiri ketika berhasil menyelesaikan investigasi paranormal, lolos dari kejaran monster, atau menemukan jalan keluar dari tempat yang dipenuhi ancaman. Namun, justru momen ketika kamu merasa tidak aman itulah yang membuat pengalaman bermain semakin berkesan.
Dari sepuluh rekomendasi di atas, setiap game menawarkan jenis teror yang berbeda. Kamu bisa menguji keberanian lewat Outlast, merasakan investigasi supernatural di Phasmophobia, atau mengajak teman menghadapi kekacauan dalam Devour. Kalau lebih suka tantangan yang mengandalkan refleks, Dark Deception juga bisa menjadi pilihan.
Sekarang tinggal satu pertanyaan: apakah kamu cukup berani memainkan salah satu game horror terseram ini sendirian, dengan lampu kamar dimatikan dan headset terpasang penuh?